peran.id – Dalam sebuah konferensi di London, Summit CEO yang diselenggarakan oleh WSJ Leadership Institute, Marguerite Bérard, CEO dan Ketua ABN AMRO, memberikan pandangannya bahwa tantangan utama Eropa bukan sekadar meningkatkan anggaran pertahanan, tetapi lebih pada efisiensi dalam pengeluaran tersebut.
Bérard menyoroti masalah investasi yang tidak memadai selama beberapa dekade dan menyatakan bahwa fragmentasi dalam sistem pertahanan Eropa telah menambah beban biaya yang signifikan. Dalam presentasinya, ia menjelaskan pentingnya koordinasi yang lebih baik di antara negara-negara Eropa untuk membangun strategi pertahanan yang lebih kuat dan terintegrasi.
Dia menekankan bahwa untuk mencapai tujuan ini, diperlukan langkah-langkah konkret yang melibatkan kolaborasi antarnegara dan fokus pada peningkatan efektivitas alokasi sumber daya. Dengan meningkatnya ketegangan global, Bérard mengingatkan bahwa Eropa harus segera beradaptasi agar tidak tertinggal dalam hal keamanan dan pertahanan.
Konferensi ini menarik banyak perhatian dari pemimpin bisnis dan pemerintahan, yang hadir untuk mendiskusikan bagaimana sektor swasta dan publik dapat bekerja sama dalam memperkuat sistem pertahanan Eropa. Melalui diskusi ini, diharapkan muncul ide-ide inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketahanan dan responsibilitas pertahanan di wilayah tersebut.
Dalam penutupnya, Bérard memaparkan bahwa masa depan pertahanan Eropa sangat bergantung pada keputusan yang diambil saat ini. Keberhasilan dalam memperkuat pertahanan tidak hanya akan melindungi negara-negara Eropa, tetapi juga dapat menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.