peran.id – Citra satelit menunjukkan kehancuran di Pangkalan Udara Ramat David milik Israel akibat serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran. Serangan ini merupakan balasan atas tindakan militer Israel yang terjadi di pinggiran selatan Beirut.
Citra beresolusi rendah yang dihasilkan oleh satelit Sentinel-2 milik Komisi Eropa pada Senin menunjukkan adanya perubahan warna pada permukaan lokasi hanggar di pangkalan udara, yang terletak di tenggara Haifa. Perubahan ini mengindikasikan bahwa serangan terjadi antara malam Minggu dan pagi Senin.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah mengonfirmasi bahwa target utama mereka adalah fasilitas Ramat David, sebuah pusat strategis yang digunakan oleh militer Israel untuk meluncurkan serangan ke Lebanon. Dalam proses serangan, Iran menggunakan dua jenis rudal balistik, yaitu Kheibar Shekan dan Qadr. Rudal Kheibar Shekan merupakan generasi terbaru yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan manuver dan menghindari sistem pertahanan rudal, mampu membawa hulu ledak seberat 500-600 kilogram.
Dalam pernyataannya, IRGC menyatakan bahwa serangan ini merupakan tanggapan terhadap agresi Israel di daerah Dahieh, Beirut, dan pelanggaran terhadap garis merah yang ditetapkan sebelumnya. Mereka memperingatkan bahwa militer Israel akan menghadapi “pukulan telak” yang lebih keras seiring dengan ekspansi kampanye militer mereka.
Insiden ini menambah ketegangan antara kedua negara, di mana tindakan balasan seperti ini semakin memperumit situasi keamanan di kawasan tersebut.