5 Kapal Perang Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Hilang

peran.id – Kapal perang tercanggih di ASEAN kini dikuasai oleh negara-negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian dunia tertuju pada persaingan militer, terutama di Laut China Selatan. Namun, negara-negara anggota ASEAN secara diam-diam melakukan modernisasi angkatan laut mereka, beralih dari kapal perang era Perang Dingin ke fregat canggih dengan teknologi mutakhir.

Singapura, meskipun memiliki wilayah terkecil di kawasan ini, menonjol sebagai operator kapal perang paling modern. Negara ini mengoperasikan Fregat Kelas Formidable, kapal yang dirancang untuk mengatasi berbagai ancaman, baik dari udara, permukaan, maupun bawah laut. Fregat ini dilengkapi dengan radar canggih dan sistem persenjataan yang keandalannya diakui secara internasional. Dengan bobot 3.200 ton dan kecepatan hingga 27 knot, Formidable menjadi simbol superioritas teknologi maritim Singapura.

Sementara itu, Indonesia juga melakukan upaya signifikan dalam modernisasi angkatan lautnya melalui pengoperasian Fregat Kelas Martadinata atau SIGMA 10514. Kapal ini merupakan hasil kerja sama teknologi antara galangan kapal Belanda dan PT PAL Indonesia, dengan bobot 2.365 ton dan kecepatan mencapai 28 knot. KRI Raden Eddy Martadinata dan KRI I Gusti Ngurah Rai menjadi representasi dari kemajuan teknologi dan ketahanan maritim Indonesia.

Di tengah ketegangan geopolitik yang terus berkembang, langkah modernisasi yang dilakukan oleh negara-negara ASEAN ini mencerminkan kebutuhan untuk membangun kekuatan pertahanan yang lebih tangguh. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas kawasan dan menghadapi potensi ancaman yang muncul di masa depan.