Hubungan Baik Dengan China Dapat Mendorong Perdamaian Regional

peran.id – Hubungan yang kuat antara Vietnam dan China, sebagai tetangga besar yang juga merupakan rival teritorial, dapat membawa manfaat bagi perdamaian dan keamanan regional, demikian disampaikan pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam. Dalam wawancara pertamanya dengan media internasional, Lam menekankan bahwa Vietnam tidak memilih pihak dalam hubungan internasionalnya, meski menjalin kedekatan dengan Amerika Serikat juga dianggap penting.

Lam menyatakan bahwa tidak ada kontradiksi dalam memperkuat hubungan dengan China dan berupaya menyelesaikan sengketa teritorial yang telah lama mendesak di Laut China Selatan. “Jika kita dapat memelihara hubungan baik dan dialog, maka semua perselisihan dapat diselesaikan,” tegasnya. Dia juga menggarisbawahi bahwa hubungan baik dengan China dan perlindungan kedaulatan Vietnam serta penyelesaian masalah di Laut China Selatan saling memperkuat, bukan saling menyingkirkan.

Mengacu pada klaim China yang luas atas wilayah Laut China Selatan, Lam menegaskan kembali posisi Vietnam untuk menyelesaikan sengketa berdasarkan hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hukum Laut. Dia merujuk pada dukungan masyarakat internasional dalam penyelesaian isu ini.

Komentar Lam muncul ketika dia berupaya meningkatkan profil diplomatik Vietnam, bersamaan dengan penekanan terhadap hubungan dengan China, AS, dan kekuatan besar lainnya, sembari menjalankan agenda ekonomi yang ambisius. Dalam pernyataannya, ia menganggap persaingan antara AS dan China sebagai “kenyataan objektif”, menekankan pentingnya Vietnam memiliki hubungan baik dengan negara-negara besar untuk mengatasi isu-isu penting.

Sebagai pemimpin baru, Lam muncul sebagai sosok dominan di Vietnam, dengan mandat ganda yang memungkinkannya mengambil peran diplomatik yang lebih menonjol. Menghadiri forum pertahanan terbesar Asia, Shangri-La Dialogue, Lam menyampaikan tantangan global yang saat ini dihadapi, termasuk erosi hukum internasional dan krisis pertumbuhan. Dia menegaskan pentingnya dialog dan transparansi untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.