Elon Musk Rencanakan Pengiriman 1 Juta Satelit AI ke Angkasa

peran.id – Elon Musk, CEO SpaceX, mengajukan izin untuk meluncurkan hingga 1 juta satelit berbasis kecerdasan buatan (AI) ke luar angkasa, yang direncanakan dimulai dalam waktu dua tahun. Satelit-satelit ini akan berfungsi sebagai pusat data orbital, jauh lebih banyak dan besar dibandingkan satelit yang telah diluncurkan SpaceX dalam proyek Starlink. Dalam sebuah wawancara video pascapengajuan aplikasi kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC), Musk menegaskan bahwa penggunaan pusat data orbital lebih efisien dibandingkan pusat data berbasis darat yang dianggap mahal dan merusak lingkungan.

Musk melihat inisiatif ini sebagai bagian penting dari rencana ambisius SpaceX untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang canggih dan terintegrasi. Hal ini juga menjadi sorotan menjelang penawaran umum perdana yang sangat dinantikan dari perusahaan tersebut. SpaceX berharap pendanaan dari penawaran saham publik ini dapat membantu mendanai proyek peluncuran satelit dan misi luar angkasa antarplanet.

Menurut rencana, peluncuran demonstrasi satelit AI diperkirakan akan dimulai pada akhir 2027, sementara penerapan penuh dijadwalkan pada 2028. Sebagai perbandingan, SpaceX telah meluncurkan sekitar 10.000 satelit Starlink sejak 2019, yang beroperasi di orbit rendah Bumi. Musk menegaskan bahwa kekhawatiran tentang penumpukan satelit di orbit tidak beralasan, dengan menyatakan bahwa ruang angkasa sangat besar dan satelit-satelit tersebut kecil jika dibandingkan dengan ukuran Bumi.

Inisiatif ini menggambarkan langkah besar dalam teknologi luar angkasa yang mungkin akan merevolusi cara sistem AI dioperasikan dan dikelola secara global.